keesokkan harinya,,, Lampu indikator lift berdenting, menunjukkan angka lantai yang dituju. Pintu berdenting terbuka, memperlihatkan koridor apartemen Kencana Residence yang dilapisi karpet tebal kedap suara. Beberapa menit sebelumnya, di area parkir bawah tanah yang remang-remang, Ricky, detektif sewaan Angga, baru saja menyelesaikan serah terima kilat dengan Marcel. Sebuah seragam montir teknisi gedung berwarna biru dongker kini melekat di tubuhnya, lengkap dengan lanyard ID card palsu dan sebuah kotak perkakas berat di tangan kanannya. Di dalam kotak itu, terselip beberapa kamera tersembunyi berukuran mikro yang siap dipasang. Ricky menoleh ke arah pria di sebelahnya, seorang petugas maintenance asli apartemen bernama Yudi, yang sudah "dikondisikan" oleh jaringan Marcel. "Ingat, Yud. Lu yang bicara. Gua cuma pengikut yang meriksa pipa," bisik Ricky, membetulkan letak topi petnya untuk sedikit menyembunyikan wajah. Yudi mengangguk tegang. "Siap, Mas. Tapi tolong cepat, ya.
Baca selengkapnya