Seperti yang Naya janjikan pada Xera, setelah kelas, gadis itu berjalan bersama Sari seperti biasanya. Namun, Naya sibuk dengan ponselnya. Sari menatap heran sahabatnya itu.“Nay, kenapa sih? Sibuk banget.” Sari mulai mengeluarkan pertanyaannya. “Pak Ardi?” tanya Sari pelan sekali.“Bukan dong. Orang penting lainnya. Orang paling lama aku dambakan kedatangannya,” kata Naya dengan semangat.“Siapa sih? Jadi penasaran,” balas Sari.“Sstt.” Naya meminta Sari untuk diam terlebih dahulu, karena panggilan masuk ke ponselnya. Naya langsung mengangkatnya. “Ni Hao, Aunty! Tunggu di hotel, aku akan jemput Aunty sekarang, tunggu bentar, mau pesan taksi online buat kita,” kata Naya. Setelah mematikan sambungannya, Naya menoleh ke arah Sari. “Sar, kelas udah selesai, aku mau ketemu orang penting dulu. Kalau kamu ketemu Ranga atau anak basket yang lain, tolong bilangin, ya, aku izin latihan kali ini. Bye-bye!” Naya langsung berlari meninggalkan Sari yang tercengang melihat tingkahnya.Naya langsun
Last Updated : 2026-01-02 Read more