Naya membuka matanya dan menangkap banyak warna putih. Ditambah dengan aroma obat yang menyengat. Naya mulai mengedarkan pandangannya. Dia menangkap kedua orang tuanya menatapnya cemas. Di sisi lain ada ardi dan beberapa temannya yang ikut menemaninya. Satu persatu orang yang ada di sana, dia perhatikan. "Nay, kamu sadar?" tanya mama Naya yang mulai menyadari anaknya sudah membuka mata. "Ma, aku kenapa?" tanya Naya."Kepalamu bocor, karena terlalu keras terbentur tiang," jawab papa Naya yang terlihat khawatir dengan keadaan anaknya. "Tapi kita menang kan?" tanya Naya ke teman-temannya. "Buat apa kita menang, kalau kamu malah masuk ruang operasi, Nay?"" balas teman-teman Naya. "Ciih! Cengeng. Aku nggak papa, tenang aja. Aku sangat baik-baik saja," kata Naya. "Nay, mereka kan khawatir sama kamu." Mama Naya mengatakannya. "Iya, tahu, tapi kan ....""Nggak ada 'tapi', Nay. Kamu buat Mama dan Papa sangat khawatir sekarang. Kamu menyelamatkan poin kalian, tapi nggak menyelamatkan ke
Zuletzt aktualisiert : 2026-01-30 Mehr lesen