“Sepertinya mau tidak mau tuan memang harus membuka mata,” seru Jagat memberi saran.“Itu tidak mungkin, perhatianku akan semakin terpecah,” sergah Lintang, seraya memegangi dada-nya yang terasa sakit.“Lantas bagaimana cara kita menghadapi mereka?” tanya Jagat.“Entahlah, sebagai seorang manusia, aku lemah terhadap hal seperti itu,” ungkap Lintang.“Sepertinya tuan memang harus segera menikahi Putri Anantari, setelah menikah nanti, pandangan mata tuan tidak akan asing lagi terhadap hal seperti itu,” ucap Jagat apa adanya.Hampir saja Lintang muntah darah mendengar Tongkat tersebut, tidak pernah dikira jagat akan berbicara hal tabu seperti itu.Sepertinya sepanjang perjalanan, dia selalu mendengarkan perbincangan setiap orang.“Sial, kau tahu apa tentang menikah, sudahlah, kita tidak memiliki pilihan selain bertahan,” tangkas Lintang, dia segera bangkit kembali menegakkan tubuhnya.“Belakangmu tuan!” seru Jagat.“Aku juga merasakannya, ayo!” seru Lintang.Dia melsat terbang mengudara
Last Updated : 2025-12-24 Read more