Renji tidak mengerti kata-kata yang terlalu rumit. Namun, dia samar-samar bisa memahami bahwa Mama mengatakan akan memberinya sebuah rumah.Rumah, adalah tempat di mana ada Papa dan Mama. Dia menyukai tempat itu. Dia tersenyum dan berkata, "Aku sayang Mama."Setelah seharian beraktivitas, Renee merasa sedikit lelah. Dia memeluk Renji sambil bercerita, tapi suaranya mulai terdengar mengantuk. Begitu Renji tertidur, dia pun bersandar dan ikut tertidur.Saat Arvin pulang, dia melihat kedua orang itu bersandar bersama dalam keadaan tertidur pulas. Dia ingin menggendong Renee kembali ke kamar untuk tidur, tapi karena efek mabuk, dia hanya bisa mengulurkan tangan untuk menyentuh pipinya, lalu memanggil pelan."Renee, bangun."Renee membuka mata. Begitu melihat Arvin, dia langsung duduk di atas tempat tidur dan menggosok matanya yang masih mengantuk."Arvin, kamu sudah pulang, ya.""Ya, kembali ke kamar untuk tidur."Arvin mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri."Oke."Saat Arvin mendek
Read more