"Arvin, akhirnya kamu datang juga untuk jenguk aku. Mereka bilang kamu sibuk beberapa hari ini, aku sampai ngira kamu nggak akan datang."Arvin menatapnya, ekspresi di wajahnya perlahan melunak."Nessy," sapanya dengan lembut, "Kondisimu sudah lebih baik?""Sudah jauh lebih baik. Sebenarnya aku sudah bisa jalan sendiri, hanya saja perawat memaksaku duduk di kursi roda."Perawat itu segera menjelaskan, "Karena Bu Nessy baru saja sadar, masih belum boleh banyak bergerak.""Arvin, tadi kamu lagi ngobrol apa sama Nissa? Kenapa nggak duduk saja?"Nessy menatap mereka berdua bergantian. Nissa segera berkata, "Kami cuma ngobrol sebentar. Aku masih ada urusan, jadi nggak akan ganggu Kakak dan Kak Arvin lagi.""Kak, nanti aku datang lagi.""Oke, kamu pergi saja dulu."Setelah Nissa pergi, Nessy berkata pada Arvin, "Arvin, kamu datang jenguk aku, istrimu pasti nggak senang, ya?""Dia ...."Arvin sebenarnya ingin mengatakan tidak, tapi teringat wajah Renee yang selalu tampak murung, akhirnya dia
Read more