Penjara itu sempit, gelap, berbau busuk, dan pesing. Kemal sudah lupa bagaimana rasanya berada di tempat itu setelah sekian lama hidup bebas di luar sana. Kini, dia kembali lagi, atas kesalahan yang tidak jauh-jauh dari kebiasaannya dahulu; kalau tidak mengacau, mabuk, atau ketahuan berbuat kekerasan. Sipir penjara telah mengingatkan Kemal berkali-kali; bila suatu hari dia datang lagi dengan kesalahan sama, dia tidak akan selamat. Dan Kemal tahu dia tidak bercanda. Sejak seminggu lalu, dia telah disiksa habis-habisan di tempat ini. Para napi lain seakan bekerjasama untuk merundungnya. Dan para sipir tidak peduli meskipun Kemal sudah memohon-mohon sampai mulutnya berbusa."Hei, kesalahanmu itu tidak bisa ditolerir lagi, tahu. Kau sama saja seperti membunuh atau memperkosa orang." Suatu hari salah satu napi yang mendiami penjara sama dengannya berkata seperti itu. Kemal hanya mendengus. "Kau ikut campur saja." "Kali ini kau tidak akan selamat di tempat ini, Kemal. Kau akan mati membu
최신 업데이트 : 2025-12-09 더 보기