Mayang melangkah masuk ke dalam rumah dengan perasaan ringan, karena berhasil membungkam kesombongan Indra. Pria itu pasti menelan malu, setelah sadar bahwa sosok yang ia remehkan ternyata adalah cucu langsung pemilik perusahaan.Tanpa banyak pikir, Mayang menuju kamar. Ia berniat mandi, lalu menyiapkan sarapan untuk ibunya. Namun langkahnya terhenti saat ia teringat ponsel yang sengaja dimatikannya sejak semalam.Begitu layar ponsel menyala, sebuah pesan dari Amira langsung masuk, dan isi pesannya membuat dada Mayang terasa sesak.Tengah malam tadi, Gayatri dilarikan ke rumah sakit. Awalnya mereka mengira wanita itu tak akan selamat-tubuhnya sudah lemas, pucat, dan nyaris tak bernyawa. Tapi, entah bagaimana, Gayatri masih bertahan hingga tiba di rumah sakit.Mayang terdiam di tepi jendela kamarnya. Tatapannya kosong, pikirannya berkelana. Lagi-lagi... masalahnya adalah biaya.Sigit sudah habis-habisan, bahkan sampai meminjam uang dari tempatnya bekerja. Sementara Amira hanya memiliki
Read more