Semalaman Gilang nyaris tak bisa memejamkan mata. Rumah Mayang sudah dipenuhi tamu yang menginap, sehingga kamar pun harus dipisah antara pria dan wanita. Mayang berada satu kamar dengan Nia, Amanda, serta sepupu yang akan membantu merias dan mendandaninya.Sementara itu, Gilang tidur bersama Surya, Hendro, dan salah satu kerabat dari pihak ayah yang akan menjadi saksi pernikahan. Selain sulit tidur karena suasana yang ramai, Gilang juga sibuk berkomunikasi dengan keluarga Mahendra yang menginap di hotel bintang lima bersama ayah dan ibunya.Baru saja matanya hendak terpejam, terdengar ketukan di pintu kamar."Subuh dulu, Lang. Mayang sudah mulai didandani. Ibu juga sudah bangun. Kamu siap-siap sana," ujar Surya sambil melemparkan senyum, seolah ingin meredakan ketegangan Gilang. "Orang tua kamu sudah dihubungi? Mereka aman, kan?""Sudah, Mas. Aman. Mereka datang bareng keluarga Mahendra. Adik-adik ayah ikut semua sebagai perwakilan keluarga," jawab Gilang."Bagus. Kalau ada apa-apa,
Read more