Kakinya sudah jauh lebih baik. Lilian memilih beristirahat total, menahan diri untuk tidak memaksakan apapun selama beberapa hari ini, termasuk bernegoisasi langsung pada Gerald terkait rencana akuisisi yang ingin dia jalankan.Sisa waktunya sebelum ramalan kemattian tersisa dua hai lagi. Untuk mempersiapkan hari itu Lilian tidak boleh terlihat lemah, apalagi sakit seperti yang tengah terjadi padanya saat ini. Maka dia harus secepatnya pulih agar semua yang dia rencanakan dapat berjalan sesuai kemauannya.Sore ini, Lilian berada di apartemennya bersama Kritaka. Keduanya duduk di balkon, menikmati teh hangat sambil memandangi jajaran gedung-gedung tinggi yang menjulang di hadapan mereka. Angin berhembus pelan, mengantarkan suasana tenang bagi Lilian maupun Kritaka.Di tengah keheningan, Lilian membuka suara. "Lo dekat sama Sean?"Kritaka yang tengah menatap pemandangan di sekitarnya menoleh ke arah Lilian, alisnya terangkat. "Sean? Teman lo itu?"Lilian mengangguk."Enggak terlalu," ja
Last Updated : 2026-02-14 Read more