Rat, sebentar lembur, ya?" Ratih yang menunduk mengerling sekilas ke wajah atasannya. Lalu sahutnya agak ragu, "Apa harus, Pak?" "Kenapa? Apa kau punya kesibukan di rumah?" "Sebenarnya tidak. Hanya ... terlalu sering sepertinya tidak baik, Pak. Orang-orang bisa menaruh curiga," "Biar saja mereka curiga. toh tanpa bukti, mereka bisa berbuat apa?" "Tapi aku tidak ingin siapa pun sampai menaruh curiga. Ingat, Pak. bukankah kita sudah sepakat mengenai ini?" Ratih mengingatkan. Lurah itu diam sebentar. lalu katanya tanpa menyembunyikan rasa kecewanya, "Baiklah. Aku tidak akan memaksamu. Hanya Aku demikian merindukan tubuhmu, bacah ayu. sudah seminggu, dan rasanya sudah begitu menyiksa .." Demikian lurah itu berbisik mesum dengan tangan beraksi lebih nakal, menggusur rok si gadis naik makin tinggi. Ratih hanya bisa mengerut alis sambil diam-diam mengatur nafasnya yang kacau. "Tapi sekali lagi Aku tidak akan pernah memaksamu, anak manis, betapa pun saat ini Aku sangat me
Last Updated : 2025-12-29 Read more