“Lepaskan aku, Jordan Reed,” geram Luna sambil melirik ke sekitar.“Kalau kamu tidak ingin menarik perhatian orang, diam dan tenanglah sampai tujuan,” balas Jordan datar.Luna ingin berteriak meminta pertolongan sekuriti. Namun, saat ini mereka ada di kota industri yang sebagian besar dikuasai Reed Group. Dibanding merusak citra diri sendiri, dia terpaksa mengikuti Jordan. Apa pun yang akan Jordan lakukan padanya nanti, dia bersumpah akan melawan dengan keras, bahkan tak akan peduli kalaupun dia melukai Jordan. Sayangnya, semua bayangan cara melindungi diri itu tak lagi berarti ketika mereka sampai di kamar Jordan. Di bawah cahaya lampu terang dalam kamar, wajah Luna terlihat lebih jelas, pipinya merah madam.Luna sempat mengira Jordan sedang membutuhkan wanita di saat tidak sedang bersama istrinya dan hanya membuat-buat alasan untuk mengajaknya ke kamar. Jordan pernah melakukan kesalahan keji sekali, tidak mustahil dia bisa melakukannya kembali.
Last Updated : 2025-12-25 Read more