“Mas Abdi!” Rossa sedikit berteriak saat dia sampai dimeja makan. Suaminya sudah duduk kecut.“Selamat pagi, Pak,” sapa lembut suara seorang gadis mengalihkan pak Abdi.Sandra, pak Abdi melirik Sandra sedang membantu Joko di dapur.“Selamat pagi, Sandra. Um, kalau kamu masih keberatan panggil aku, Papa, kamu bisa panggil Om saja, Sandra!” Pak Abdi bisa mengontrol emosinya saat berbicara dengan Sandra. Sedangkan saat melirik Rossa yang berdiri disampingnya, tetap saja dia kecut.“Um, tapi,” Sandra melirik ibunya.“Mama gak memaksa kamu, Sandra, senyamannya saja. Bagaimana istirahatnya? Kamu tidur nyenyak tadi malam?” pun sama dengan Rossa, dia gak mungkin menunjukan wajah tegangnya kalau sekarang suaminya sedang ngambek gara-gara minta anak.“Um, aku akan belajar pelan-pelan, Ma. Terima kasih sudah mengizinkan aku menginap. Aku tidur sangat nyenyak. Hari ini aku akan menghubungi temanku, Mah. Siapa tahu, dia bisa memberikan tumpangan padaku untuk sementara waktu!” Kata Sandra. Wajahnya
Last Updated : 2025-10-30 Read more