“Tidurlah, tidak perlu berpikir apa-apa sampai persalinannya selesai. Aku akan membangunkan kalau yang sudah dipindahkan di ruang perawatan,” Baga berbicara pelan, sambil mengusap rambut Santi. Santi tidak berbicara, dia hanya lebih mengeratkan pelukan agar Baga tahu kalau dia sudah mengerti dengan apa yang diucapkan.Dari sudut lain terlihat Bimo mengepalkan kedua tangan, dia ingat sekali melabrak dan mendorong jauh istrinya dari tubuh laki-laki itu, namun larangan ayahnya sudah cukup keras. Sekarang yang dipentingkan adalah keselamatan adiknya. “Bim, gimana kalau kita keluar untuk cari makan dulu. Sambil menunggu kondisi adiknya stabil,” Danira sedang merayu dan mencari kesempatan supaya bisa berduaan dengan Bimo.“Aku nggak selera makan, sebaiknya kamu saja yang pergi kalau kau memang lapar,” dengus Bimo.“Nggak gitu dong, aku nggak mungkin ninggalin kamu sendirian. Aku yakin, seharian ini kamu pasti belum makan kan? Bukannya kamu perlu mempertahankan istrimu, bagaimana bisa mem
최신 업데이트 : 2026-02-17 더 보기