Caitlyn tidak ingin menaruh curiga, apalagi menilai orang lain dengan prasangka buruk. Namun, kini bukti yang tak terbantahkan tergeletak di depan matanya.Jangankan Gaby adalah calon adik ipar Dexter, bahkan kalau mereka hanya sebatas teman biasa pun, belum pernah terdengar ada orang yang membantu kekasihnya membeli barang seperti itu.Entah berapa lama kemudian, Caitlyn baru menyadari bahwa tangannya bergetar ketika pikirannya akhirnya tenang. Saat dia melihat jam, waktu sudah menunjukkan lewat pukul sembilan malam. Dia meletakkan kantong itu di kursi penumpang depan, lalu terdengar nada dering ponselnya. Ketika melihat nama penelepon, ternyata orang yang meneleponnya adalah Gaby.Sejak pindah, Caitlyn dan Gaby memang tidak pernah bertemu lagi. Namun setiap kali berurusan dengan Dexter, Gaby seolah selalu hadir entah dari mana.Sekarang Caitlyn merasa dirinya sudah cukup kuat, tak seorang pun bisa melukainya lagi. Dia pun menjawab panggilan itu. Gaby langsung bertanya, "Kak Caitlyn,
Read more