Caitlyn membawa Zidane keluar, lalu masuk ke dalam mobil. Sebelum menyalakan mesin, dia duduk di kursi pengemudi dan terdiam selama beberapa detik sebelum akhirnya berkata pelan, "Zidane."Entah mengapa, Zidane merasa sedikit gugup. "Kak ...."Caitlyn tidak menatapnya, matanya hanya terpaku pada ubin tempat parkir di luar jendela mobil. Dia berkata, "Sebenarnya aku nggak seharusnya menyinggung hal yang membuatmu sedih. Paman dan Bibi sudah tiada, ayah dan ibuku menganggapmu seperti anak sendiri dan aku juga selalu menganggapmu adik kandung."Zidane berkata, "Kak, aku tahu kok."Caitlyn melanjutkan, "Soal kejadian hari ini, aku nggak mau lagi terulang kedua kalinya. Zidane, kita ini cuma orang biasa, nggak punya uang dan nggak punya kekuasaan ...."Zidane tidak tahan menimpali, "Kak, tapi kamu 'kan istri Dexter, Keluarga Mahadira itu ...."Caitlyn baru menoleh padanya dengan tatapan dingin. "Aku dan Dexter sebentar lagi akan bercerai. Zidane, dia nggak akan jadi kakak iparmu lagi."Zida
Read more