Gelar menyentak, membela diri mati-matian dari godaan para sahabatnya. “Malarindu dari Hongkong?! Yang benar saja kamu, Jer! Aku sedang memikirkan bisnis. Larasa Company itu prospeknya sangat besar!”Jerry dan Sandy terkekeh bersamaan, menikmati kepanikan Gelar. Sandy menggoda, "Kalau tidak merasa begitu, kenapa kamu marah? Santai dong, bro. Reaksimu sangat defensif. Padahal kami hanya bertanya biasa."Jerry kemudian berkata lagi, nadanya sedikit lebih serius. "Kalau Mas Gelar baik-baik saja, wajahmu tidak mungkin terlihat seperti kacang rebus begitu. Ayolah cerita, Mas. Ada apakah gerangan? Apa yang membuatmu begitu gelisah? Kami siap mendengar dan membantu."Sandy menimpali, menguatkan perkataan Jerry. "Yang dikatakan Jerry benar, Gelar. Kita bertiga ini sudah sahabat sejak zaman kuliah. Sudah seperti saudara. Kalau ada masalah, ceritakan saja. Siapa tahu kami bisa ikut menambah beban pikiranmu, hehe." Sandy berusaha mencairkan suasana dengan humor.Dua sahabat Gelar Aditama tersebu
Terakhir Diperbarui : 2025-12-18 Baca selengkapnya