"Mei, mana Liora?"Pertanyaan itu meluncur begitu Lionel melangkah masuk ke dalam rumah.Meilissa, yang sedang di dapur membantu Bibi Emma menyiapkan makan malam, langsung mengenali suara suaminya.Dia tidak menyangka kalau hari ini, Lionel akan pulang lebih awal.Dengan cekatan dia mencuci tangannya, menyeka dengan handuk kecil, lalu berjalan cepat menyongsong sang suami ke arah pintu.Begitu mereka berhadapan, Meilissa melingkarkan kedua tangannya ke tubuh Lionel dan mencium pipinya dengan hangat. Kebiasaan yang selalu mereka lakukan sebelum berpisah dan saat bertemu kembali."Liora pergi bersama Mamanya. Dia minta ijin untuk pulang setelah makan malam," jawab Meilissa dengan nada ringan. Tidak tampak ada beban sedikit pun di wajahnya.Pada kenyataannya, memang tidak ada pikiran apa pun soal Elara. Meilissa tidak merasa cemburu, atau pun menyimpan ganjalan.Elara adalah ibu kandung Liora, dan Meilissa cukup dewasa untuk memahami arti dari sebuah ikatan darah.Lebih dari itu, dia tahu
Read more