Meilissa berusaha menarik tangannya, ingin kabur dari situasi yang membuat bulu kuduknya meremang. Malam ini, suasana terasa terlalu intim bagi Meilissa. Tapi, Lionel malah menautkan jari-jari mereka dan memainkannya. Kulit Meilissa terasa halus dan lembut di tangannya. Ibu jarinya bergerak ringan, memainkan jemari Meilissa yang terasa halus dan lembut di telapak tangannya."Aku tidak mau kamu kemana-mana." Lionel menangkup telapak tangan Meilissa dan menempelkannya di pipinya sendiri."Om Lionel mabuk?" gerutu Meilissa, mencoba marah tapi gagal.Memang situasi ini membuatnya panas dingin, tapi kakinya seakan terpaku di tempat. Genggaman Lionel begitu nyaman, hangatnya merambat sampai ke hati.Lionel terkekeh. "Kamu yang bikin aku mabuk." Dia mulai melantur, senyum terus melekat di wajahnya. Di matanya saat ini, wajah Meilissa begitu menggoda."Om, lebih baik tidur saja deh," saran Meilissa.“Hayuuuuk! Kita bobok bareng." Lionel mengalungkan lengannya di bahu Meilissa, dan menyeret ga
Última atualização : 2025-12-26 Ler mais