Setelah mendengar ucapan Aldrian, Anara tersenyum puas. Namun, ketika menatap wajah Aldrian, dia menyadari bahwa Aldrian masih memandang ke kejauhan dan berbicara dengannya sambil termenung."Aldri, apa kita akan pergi dari sini besok?" tanya Anara.Aldrian terdiam lama."Kamu dengar nggak? Aldri!" Aldrian perlahan memalingkan muka dan menjawab, "Emm, dengar." Sosok Kyna sudah menghilang bersama ketiga temannya.Sepanjang perjalanan, Eldric tidak berbicara. Jalanan di Winise sangat ramai, tetapi suasananya terasa suram.Ketika mereka berempat kembali ke hotel, Eldric mengantar ketiga gadis itu ke lift, lalu tersenyum dan berkata, "Kalian balik saja dulu ke kamar masing-masing. Aku lupa beli sesuatu. Aku mau pergi beli dulu.""Mau beli apa kamu?" tanya Mentari."Barang kebutuhan cowok." Pintu lift tertutup dan sosok Eldric juga menghilang. Teman sekamar Mentari bertanya dengan bingung, "Memangnya cowok butuh sesuatu yang khusus? Mereka juga nggak datang haid." Mentari pun tertawa.
Baca selengkapnya