“Diana,” desah Dhava, bibirnya melengkungkan senyum tak biasa pagi ini. Ia terbangun dengan tubuh jauh lebih segar. Percintaan panasnya bersama Diana semalam membuat pria itu memiiki gairah baru, semangat baru, dan juga … warna baru.Dhava turun dari ranjang, hanya mengenakan celanan bokser putih, sedangkan tubuh atasnya dibiarkan terbuka begitu saja. Ia membuka tirai lebar-lebar, membiarkan sinar matahari yang sebentar lagi terang masuk ke kamarnya.Pukul empat dini hari tadi, Dhava kembali mengendap-endap dari rumah pamannya. Untunglah ia sudah hapal rutinitas di sana, sehingga tidak ada yang curiga. Namun, ia yang kini berdiri menatap jendela, justru terdiam karena sikap Diana.“Ada apa dengannya?” gumam Dhava, sambil menekan tangannya pada kaca.Tidak diam saja, Dhava gegas mengirimkan pesan pada Diana. Yakin wanita itu belum bangun sebab percintaan mereka sampai dini hari tadi.[Baby, jangan lupa minum vitamin.]Tidak lama balasan pun datang, alis Dhava mengerut. Diana seperti ti
Last Updated : 2026-01-20 Read more