Pagi itu, mansion terasa berbeda.Bukan karena sesuatu yang besar terjadi. Tidak ada suara benda pecah, tidak ada pertengkaran, bahkan para pelayan masih menjalankan rutinitas seperti biasa. Namun, ada satu hal yang membuat Viviane berhenti di tengah tangga.Valeria belum terlihat sejak pagi.Biasanya perempuan itu sudah turun sebelum sarapan selesai disiapkan. Kadang duduk di ruang makan dengan secangkir teh, kadang memilih sarapan di teras belakang. Hari ini kursinya kosong.Viviane menatap jam di pergelangan tangannya."Florensia."Pelayan muda itu yang sedang membawa nampan berhenti."Ya, Nyonya?""Valeria di mana?"Florensia tampak ragu sepersekian detik."Di kamar, mungkin.""Sudah kau lihat?""Belum."Viviane mengerutkan kening."Pergi panggil dia."Florensia mengangguk dan segera berbalik.Namun beberapa menit kemudian dia kembali dengan wajah yang berbeda."Nyonya...""Apa?""Kamar Nyonya Valeria kosong."Viviane langsung menatapnya."Apa maksudmu, Florensia?""Saya sudah men
Last Updated : 2026-09-05 Read more