“Ini kamar anda, tuan Jefri,” ucap Sandra setelah mereka sampai di kamar delapan. Entah alasan apa Sandra kembali membawa pria itu ke kamarnya sebelumnya. Jefri memerhatikan sekeliling kamar. Ada beberapa fasilitas yang ditambah di kamar itu sehingga tidak membuatnya sesederhana kemarin. Tapi, perbedaan paling mencolok adalah dinding kamar itu. “Ternyata kalian sudah mengganti wallpapernya,” celetuk Jefri. Sandra mengangguk, “Wallpaper kemarin masih yang lama. Jadi, kami menggantinya untuk menyamakannya dengan kamar lain,” Jefri mengangguk-angguk. Dari raut wajahnya, ia sepertinya cukup puas. Rara mendengus pelan melihatnya. Pada akhirnya, keadaan mereka malah kembali seperti sebelumnya. Tapi, Rara akan memastikan kalau dia tidak akan kalah sekarang! “Makan malam akan diberikan pukul tujuh nanti. Rara yang akan memberikannya nanti karena dia shift malam sekarang,” jelas Sandra. “Hmm, begitu,” Jefri menatap Rara dengan seulas senyum yang menggelisahkan di mata Rara, “M
더 보기