Sudut pandang Vivian.Hari-hari setelah itu berlalu dalam kabut pemulihan yang lambat tapi pasti. Setiap pagi aku bangun dengan pikiran yang sedikit lebih jernih, tubuh yang sedikit lebih kuat, dan keinginan yang semakin besar untuk akhirnya bertemu putraku. Para dokter melakukan pemeriksaan harian, mengecek refleksku, koordinasiku, dan fokusku. Aku melakukan semua yang mereka minta. Menjawab setiap pertanyaan, meminum setiap obat, bertahan melewati setiap rasa sakit, karena aku tahu setiap langkah kecil membawaku lebih dekat pada Elio.Pada pagi keempat setelah bangun dari koma, akhirnya Dokter Athan mengatakan kata-kata yang selama ini aku doakan."Vivian, kamu sudah siap dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Dan … kalau kamu merasa cukup kuat, hari ini kamu bisa bertemu bayimu."Jantungku seakan meledak oleh kebahagiaan, ketakutan, dan ketidakpercayaan yang bercampur jadi satu. Setelah lebih dari sepuluh hari sejak kecelakaan, akhirnya aku akan melihat putraku. Menyentuhnya. Menggen
Read more