"Jangan melotot kek orang kelilipan abu gosok, Juna, seimbangkan pergelangan tanganmu itu sebelum enam gelas kristal berisi anggur merah tumpah ke karpet sutra!" bisik Slamet kaku memperingatkan seraya menyenggol siku Juna dari balik pilar marmer ballroom. Nampan perak yang dipegang Juna bergetar halus, memantulkan kilau lampu gantung kristal ke wajahnya yang sudah berminyak didera ketakutan. Juna menelan ludahnya susah payah, melangkah jinjit di atas karpet merah lantai empat puluh Hotel Marina Bay dengan sepasang sepatu pantofel sempit yang menyiksa jempol kakinya. "Waduhhh… te-te-tetapi Kang Slamet, itu enam gelas kaca tipis ini bunyinya gemerincing kek kalung kucing pangkalan!" bisik Juna agak gagap panik seraya menahan napasnya rapat-rapat. "Kencangkan pegangan jarimu dan arahkan matamu mengawasi pintu kaca balkon tempat Mas Arya berdiri, Juna!" tegur Slamet merapikan dasi kupu-kupunya ya
Last Updated : 2026-08-23 Read more