"E-ehmm… Benar Suster, saya Sonya Baskoro," sahut Sonya cepat, membenahi letak kerah gaun kerjanya. Arya berdiri tegap di sebelah Sonya, menyunggingkan senyum tenang untuk menutupi rasa canggung di lorong. "Kunci kamarnya sudah siap di meja resepsionis VIP, Bu Sonya," ucap suster itu melempar senyum ramah. "Terima kasih Suster, tapi sepertinya kami tunda dulu. Kami ada urusan mendadak," pangkas Sonya berwibawa. Suster senior itu mengangguk sopan lalu berlalu meninggalkan mereka berdua di lorong sepi dekat lift privat. Sonya bernapas lega, menoleh menatap Arya dengan wajah merona merah menahan malu yang membakar pipi. "Hampir saja reputasi Ratu Besi Marunda Fast hancur di depan suster," bisik Sonya mengelus dadanya. "Makanya, Nyonya jangan suka minta yang aneh-aneh di tempat umum," goda Arya menepuk pelan pinggul istrinya.&n
Last Updated : 2026-09-24 Read more