“Tuan Daffa, Pak, ini keajaiban!” kata kepala perawat yang bertugas menyadarkannya, rasa lega menyelimutinya, “Memang, dalam hidup, jangan pernah menyerah!”Satria dan Keenan mendengar keributan itu dengan cepat masuk ke dalam ruangan.“Daffa! Kamu sudah bangun!” seru Satria.“Senang kamu kembali, bro!” tambah Keenan.Mereka berdua menghela napas lega. Beberapa menit terakhir sangat menegangkan. Mereka bahkan tidak sempat menghubungi keluarga Daffa karena parahnya situasi membuat mereka sangat khawatir Daffa tidak akan selamat.Daffa melirik teman-temannya. Ia mengerutkan alisnya saat teringat sesuatu dan berkata, “Temukan perawat yang ada di sini sebelum aku mengalami serangan jantung mendadak. Dia mencoba membunuhku.”Mata Keenan melebar saat ia bertanya, “Jadi, dia meminta privasi karena ingin membunuhmu? Apa kamu bangun saat itu? Apa yang terjadi?”“Um, Tuan-tuan, kita perlu memeriksanya, jadi silakan ajukan pertanyaan Anda nanti,” Ujar Dokter, “Dan juga, saya yakin ini hanya kesa
Last Updated : 2026-01-20 Read more