Melihat Edward yang begitu penakut, Yasmin langsung kesal."Berdiri!" Yasmin melotot pada adiknya. "Cuma kepala manusia saja, lihat dirimu yang pengecut itu!""Aku ...." Edward terdiam sejenak, hatinya merasa tidak adil. Dia benar-benar bukan pengecut!Kakaknya saja Jenderal Siluman. Seberapa pun dia kurang pengalaman, tidak mungkin sampai takut hanya karena sebuah kepala.Masalahnya, dia sama sekali tidak siap mental. Begitu buka pintu langsung ada kepala di depan wajahnya, ditambah suasana gelap seperti itu, mana mungkin dia tidak kaget?Yasmin malas menanggapi Edward. Dia langsung berjalan cepat ke depan Yunan. "Kenapa kamu datang?""Menertawakanmu, sekalian antarin kepala ini," jawab Yunan tanpa basa-basi.Mendengar ucapannya, wajah Yasmin langsung sedikit memerah. Dia mencoba membela diri, "Kalau bukan karena aku terluka, pasti aku nggak akan ....""Terluka bukan alasan, lemah ya lemah!"Yunan mendengus dingin, lalu balik bertanya tanpa ampun, "Kalau kamu terluka di medan perang l
Read more