Angin malam berembus pelan. Jimmy dan Bisma menghentikan skuter listrik, lalu berjalan santai menyusuri tanggul sungai."Jimmy, sejak kapan kamu punya pengaruh sebesar ini?" Sambil berjalan, Bisma akhirnya tak tahan untuk bertanya."Aku mana punya pengaruh." Jimmy menggeleng sambil tersenyum. "Yang punya pengaruh itu Pak Argani. Aku pernah bantu dia sedikit, jadi orang-orang di bawahnya merasa berterima kasih padaku."Pengaruh ya? Sebelum kehilangan ingatan, mungkin dia memang punya sedikit pengaruh. Namun sekarang, pengaruh yang dia miliki hampir semuanya berasal dari Argani.Namun, jika dipikir-pikir, pengaruh Argani memang luar biasa besar. Rasanya Argani seperti raja tanpa mahkota di Bataram."Begitu ya?" Bisma menatapnya dengan ragu, lalu berkata lagi, "Kamu punya hubungan dengan orang sehebat itu, seharusnya gampang buat jadi bos besar, 'kan? Kalau begitu, Bu Laura juga nggak akan meremehkanmu lagi.""Jadi bos besar mana segampang itu, aku nggak punya kemampuan." Jimmy menggeleng
Baca selengkapnya