Sungguh tidak masuk akal!Amanda berdiri di samping, pikirannya dipenuhi perasaan campur aduk.Beberapa saat yang lalu, Dhana mengaku telah bertemu dengan Yuna dan dia tidak mau percaya. Dia bersikeras Dhana tidak mungkin bertemu dengan Yuna.Tapi sekarang, dalam sekejap mata, dia terbukti salah.Parahnya lagi, dia tadi bertaruh bahwa jika Yuna mengenal Dhana, dia rela berlutut di hadapan Dhana dan mengakui kehebatannya.Tidak bisa dibiarkan. Dia tidak bisa menahan penghinaan sekeras itu.Di mata Amanda, Dhana adalah orang bodoh, sampah tidak berguna, dan pecundang tanpa harga diri sedikit pun.Berlutut di hadapan pecundang ini dan memanggilnya orang hebat? Tidak bisa.Dia tidak mau mengaku lemah di hadapannya. Betapa memalukan!Semakin Amanda memikirkannya, semakin hatinya gundah gulana. Dia melempar pandangan meminta bantuan kepada Tara di sampingnya, dan mereka saling bertukar pandang.Melalui pandangan itu, Tara mengatakan bahwa berlutut kepada Dhana adalah hal yang mustahil, apala
Read more