Meskipun sombong, anak itu tetap keponakannya.Dia hanya berharap tidak ada masalah besar dengan anak itu."Dhana, Galang itu arogan. Kamu dulu sering dibully dia. Soal bunga itu, dia mungkin masih mau memanfaatkannya lagi nanti.""Jadi, kalau kamu ketemu dia lagi, cepat menjauh."Dhana mengangguk dan tersenyum mendengar peringatan ibunya."Tenang, aku pasti menjauh darinya."Tapi di dalam hati, Dhana tertawa sendiri. Jika Galang berani datang mencari masalah dengannya lagi, Dhana akan memberinya pelajaran setiap kali dia muncul.Kalau satu kali tidak cukup, maka dua kali, bahkan sepuluh kali.Untuk menghadapinya, dia bahkan tidak perlu mengangkat jari. Pakai sedikit otak saja, ada jutaan cara untuk membereskannya.Tidak lama setelah Dhana selesai berbicara, suara mobil mendekat di luar. Dia mengira keluarga pamannya kembali lagi, tapi ternyata orang lain.Mobil dimatikan, pintu dibuka, dan seorang pria dan seorang wanita keluar. Wanita itu tinggi semampai, dengan senyum bersinar di wa
Baca selengkapnya