Selain itu, akan lebih sulit untuk menyembuhkannya setelah kambuh kedua kalinya. Bekas lukanya juga akan membesar.Orang lain memang akan kesulitan menangani kondisi semacam ini, Dhana dapat mengatasinya dengan mudah. Tapi, dia terlalu mau untuk menawarkan diri sebelum diminta.Tepat saat itu, suara Yuna terdengar."Kamu menyembunyikan ini dariku selama ini? Pantas saja, waktu kita pergi ke pantai tahun lalu, kamu punya badan sebagus ini tapi nggak mau dipamerkan."Yuna berpura-pura mengeluh, memutar mata pada Mira dan tersenyum menggoda.Mira tersenyum tipis dan bertanya."Makanya, kamu kuberi tahu aku mau berobat nanti. Kamu mau ikut?"Tiba-tiba, Yuna mendapat ide."Kak Mira, kamu pelupa! Baru juga kamu kukenalkan dengan Tabib Dhana, kenapa sudah lupa? Kenapa nggak minta dia mencoba?"Sambil bicara, matanya beralih ke Dhana.Mira menatap Dhana dengan terkejut, disertai sedikit rasa malu. "Tabib Dhana, kamu bisa menghilangkan tanda lahir juga?"Dhana awalnya ingin merendah, tapi kemud
続きを読む