Helena memejamkan matanya, menikmati setiap sentuhan yang Davidson berikan. “Kita seharusnya istirahat dulu, kan?” ucap Helena yang tahu benar bagaimana melelahkan hari ini untuk Davidson. Berbeda dengannya, hari ini Helena benar-benar hanya duduk dan tidak melakukan apapun, bahkan juga tidak menyambut tamu mengingat acara mereka yang sangat privat. “Tidak mau. Belakangan ini, bahkan sudah satu bulan lebih kita tidak melakukannya, kenapa aku harus menahan diri lagi? Pokoknya, aku tidak mau berhenti!” Helena tersenyum. Tanpa diberi tahu, Davidson juga peka, dia tahu kalau harus berhati-hati dengan kondisi kehamilan Helena. Malam itu, setiap sentuhan yang lembut dan menggairahkan hanya milik mereka berdua. Penuh cinta, penuh rasa lega, dan penuh harapan baru untuk hidup mereka. “David,” pnggil Helena di sela Davidson mulai mencium ke lehernya. “Hemmm” jawabnya
Last Updated : 2026-04-07 Read more