"Oh, saya—" perempuan itu hendak menjelaskan, tapi tiba-tiba suaranya berubah dengan suara seorang pria yang Amelia harapkan."H-halo, sayang? Ada apa?"Amelia menarik napas panjang, mencoba menenangkan gemuruh di dadanya."Itu tadi perempuan siapa?" tanyanya tanpa basa-basi."Bukan siapa-siapa, kok," jawab Kayden, dan langsung mengalihkan pembicaraan. "Kamu kenapa belum tidur? Nanti harus bangun lebih awal, kan?""Kamu sendiri belum pulang, ngapain aja di luar?" tanya Amelia terus mendesak.Hening beberapa saat sebelum akhirnya Kayden bicara lagi. "Cuma ngobrolin bisnis sama Rian, sebentar lagi pulang, kok.""Oh, oke. Bisnis sama Rian tapi ada cewek lain. Terserah kamu nggak pulang sampe setahun juga!" balas Amelia dengan sengaja menekankan kalimatnya.Tak ingin mendengarkan alasan apa pun lagi, Amelia segera memutus panggilan. Dia melempar ponselnya dengan kasar ke meja lampu samping ranjangnya."Nyebelin banget, sih! Semua cowok sama aja ternyata," gumamnya mengerutu kesal, tapi se
Last Updated : 2026-02-01 Read more