"Oh, nggak, bukan apa-apa," ucap Aurel buru-buru, mengalihkan pembicaraan. "Nanti kamu mau makan siang apa?"Namun hal itu tak cukup untuk mengelabui Amelia. "Jelasin dulu, maksudnya disidang apa tadi?"Hening sesaat dalam panggilan itu. Aurel tak langsung menjawab, sampai akhirnya ia berkata, "Cuma ngobrol aja, kok. Bukan sidang atau apa pun itu. Tenang aja.""Bener, ya? Jangan macem-macem sama Kayden, ya," balas Amelia, mencoba mempercayai ucapan ibunya."Iya, sayang," Aurel langsung menyudahi pembicaraan itu ke hal lain. "Oh, ya. Kamu juga boleh ajak sahabat kamu itu, Karina.""Kalau siang dia berangkat kerja, mah. Jadi kayaknya nggak bisa," jawab Amelia.Aurel bergumam pelan. "Yah, sayang banget. Padahal mama mau kenalan."Obrolan mereka mengalir begitu saja. Aurel berusaha keras tak membicarakan soal Kayden lagi. Wanita itu tanpa sengaja keceplosan.Sementara itu, Kayden yang sebelumnya dibicarakan kini sudah tiba di kantornya dan langsung disibukkan dengan tumpukan pekerjaan. Na
Last Updated : 2026-02-10 Read more