Dia berpikir sejenak, memikirkan ucapan yang tepat dan berkata dengan berusaha tenang, "Aku bukan orang yang biasa bersikap seperti itu. Maksudku soal foto-foto di mobil itu."Kini, Denada paham arah percakapan pria itu dan dia tidak mengatakan apa pun lalu menelan salivanya dengan kasar. Dia membatin, "Astaga, aku ketahuan. Dari mana Emas tahu soal itu?"Pria itu menghela napas dan menariknya sekali lalu berucap, "Itu semua, bukan dari aku. Mama yang menyiapkan semuanya. Beliau berharap aku segera menikah, tapi aku pun belum pernah tertarik sama siapa pun ... bahkan aku gak pernah membuka foto itu, cuma nyimpen karena gak mau buat mama kecewa."Akhirnya, Denada menatap Emas, terlihat tidak tenang seperti tadi. Dia menggigit bibir bawahnya, seperti menahan sesuatu dan dia menjawab lirih, "Maaf, aku gak berniat ngintip atau yang lain. Aku cuma ... jadi waktu itu tempatnya gak ketutup rapet jadi aku mau bantu nutup, tapi malah kebuka, terus keluar lah amlop
Last Updated : 2025-11-23 Read more