Pria itu mengangkat salah satu alisnya dan mengunyah makanan dengan bibir yang rapat lalu berkata, "Oh, pantas saja. Menurut aku, kamu bisa menekuninya. Apa mungkin sebelumnya kamu bisa masak?""Tidak terlalu bisa, tapi sejak buka warung buat menyambung hidup, aku harus bisa membuat berbagai masakan yang enak," kata wanita itu dengan nada pelan dan akhirnya fokus melihat Emas.Entah kenapa, justru pria itu melihat ada tatapan sakit di dalamnya, sehingga dia mulai memperhatikan wanita itu. Beberapa detik mereka saling menatap, tapi akhirnya Denada memutusnya dengan berusaha menyimpan rasa sakit yang ternyata masih ada di dalam hati. Dia mengambil sendok dan garpu lalu mulai makan dengan pelan."Aku akan memperbolehkan, gak cuma itu. Aku akan mendukung kamu kalau mau membuka lagi," kata Emas dengan tatapan datar, tapi tidak dingin, justru terselip perhatian.Wanita itu memilih tidak menjawab apa pun, karena masih mengingat masa lalunya yang kelam, a
Last Updated : 2025-11-23 Read more