Denada masih ada di dalam kamar, melihat terus ponsel itu. Dia belum berani mengambil sampai akhirnya membuka aplikasi chat berwarna hijau. Namun, kedua matanya membulat sempurna ketika dia melihat pesan yang semalam sempat diketik justru terkirim."What? Terkirim?" batin Denada membelalak. Namun, dia merasa kecewa, pesan itu sudah dibaca. Tanda ceklis dua berwarna biru, yang artinya sudah dibuka tapi justru pesan itu diabaikan. Belum lagi status aktif nomor Emas masih online. Wanita itu menghela napas dan kembali meletakkan ponsel itu. Meski tahu pesan itu tidak berarti apa pun untuk Emas, tapi pikirannya tidak bisa lepas dari pria itu.Lina masuk ke dalam kamar dengan membawa sarapan dan botol susu Carlo yang sudah dicuci lalu bertanya, "Non, makan dulu, ini aku bawakan sarapan. Kenapa tadi pagi Non Denada tidak makan?"Denada menggeleng pelan lalu berkata lirih, "Aku gak lapar, Lin."Lina merasa heran dan bertanya dengan hati-hati, "Non baik-ba
Last Updated : 2025-11-22 Read more