Rendra membanting pintu rumah dengan keras. Udara di dalamnya terasa pengap dan sunyi, kontras dengan badai yang baru saja ditinggalkannya. Jaket yang dia kenakan sebelumnya untuk menenangkan Dara dalam pelukan, dilemparkannya ke arah kursi, dan jatuh ke lantai.“Riani ... Riani …” panggilnya.Suaranya serak, penuh dengan kebutuhan, butuh pelampiasan, atau sekadar butuh keberadaan seseorang untuk mengalihkan rasa sakitnya.Hanya keheningan yang menjawab.Langkahnya kemudian terayun menuju kamar. Dan di sana, di balik pintu yang terbuka, terlihat Riani, istrinya, sudah tertidur. Dia mengenakan piyama kimono sutra yang dibelikan Rendra. Satu-satunya tanda kedekatan fisik di antara mereka.Pemandangan itu, alih-alih menenangkan, justru memicu sesuatu yang gelap dalam diri Rendra. Semua emosi yang tertahan sepanjang malam, rasa frustrasi karena tak bisa melindungi Dara, amarah pada Arkha, kebencian pada dirinya sendir
最終更新日 : 2025-12-18 続きを読む