David tak menunggu mobil berhenti sempurna. Ia melompat turun dan bergegas menerobos pintu yang nyaris tak berbentuk lagi.“Cari mereka, dan temukan yang hidup.” Ucapnya dingin sambil memperhatikan sekitar.Anak buahnya segera menyebar mencari saksi hidup yang masih bisa didapat. David berjalan menyusuri tangga, rumah mewah itu benar-benar kacau. Jendela kaca besar di lantai bawah nyaris hancur seluruhnya, darah dimana-mana, mayat-mayat terbujur kaku di sembarang tempat, lubang-lubang peluru menghiasi dinding, menghancurkan koleksi keramik mahal dan lukisan antik yang dikoleksi Daniel.David menghela nafas panjang, ia memaki dirinya sendiri yang selalu terlambat. “Andai aku tidak terpancing untuk memeriksa orang-orang bodoh itu …,” gumamnya pelan.David memeriksa satu persatu kamar, berharap menemukan petunjuk tapi tak ada yang tersisa. “Tuan,” Ketua tim keamanannya berbisik, mata David terbelalak.David bergegas turun dan menuju ruangan yang dimaksud. Jantungnya berdebar kencang s
Last Updated : 2026-05-27 Read more