Gea tahu betul, jika dia sampai telat, Andin pasti akan marah besar. Bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga karena alasan lain yang hanya dia sendiri yang mengerti. Alasan yang membuat sikap Andin padanya terasa berbeda akhir-akhir ini.“Kamu keliatan buru-buru sekali,” kata Raya sambil menatap Gea heran.“Iya, aku harus buru-buru kerja sekarang,” kata Gea melihat ke arah jam tangannya. Jarum jam seolah bergerak lebih cepat dari biasanya.“Yaudah semangat. Jangan lupa besok weekend kamu datang ke rumahku yah. Ajak Nadia juga,” kata Raya dengan nada ceria, mencoba mencairkan suasana.Gea hanya mengangguk dan langsung melangkah pergi. “Iya, besok aku akan menghubungi Nadia dan mengajak ke rumah kamu. Aku duluan yah.”“Hati-hati di jalan.”Gea membalasnya dengan anggukan singkat, lalu berjalan keluar dari gedung kampus. Langkahnya cepat menyusuri area kampus, tasnya bergoyang mengikuti gerakan tubuhnya.Gea menunggu seseorang, sampai yang muncul adalah Marvel. Dia sengaja datang untu
Terakhir Diperbarui : 2026-01-11 Baca selengkapnya