Mobil yang dikendarai oleh Stefano akhirnya berhenti tepat di depan sebuah rumah sederhana bercat krem. Mesin mobil dimatikan, menyisakan keheningan singkat yang terasa canggung di antara mereka. Gea membuka pintu mobil, turun, lalu menutupnya dengan pelan sebelum menoleh sekilas."Makasih"Suaranya terdengar datar, seolah ingin segera mengakhiri momen itu. Tanpa menunggu balasan, Gea melangkah menuju pintu rumahnya. Namun baru beberapa langkah, perasaan tidak nyaman tiba-tiba menyergap. Ada suara langkah kaki di belakangnya.Refleks, Gea menoleh."Pak Stefano ngapain ikut turun dari mobil?" tanya Gea.Stefano berdiri tak jauh darinya, tangan dimasukkan ke saku celana, sorot matanya terlihat santai tapi menyimpan sesuatu yang sulit ditebak."Saya ingin masuk ke dalam, penasaran."Gea menghela napas panjang, rasa lelah dan jengkel langsung menyatu. Ia memutar bola matanya, jelas tidak menyukai ide itu."Gak usahlah Pak, lebih baik Pak Stefano pulang sekarang," usir Gea sambil memutar b
Terakhir Diperbarui : 2025-12-22 Baca selengkapnya