"Di ruang mana, ya?" "Saat ini dia sudah dipindahkan ke ruang rawat inap VVIP Mawar Merah nomor seratus." "Terima kasih, ya, Mbak." Laura tersenyum yang disahuti oleh sang resepsionis. Gadis itu langsung saja pergi mengunjungi ruang yang disebutkan. Namun, langkahnya terhenti kala melihat Lucky dan seorang wanita ada di depan ruangan itu. Laura juga melihat Lucky membawa buket buah. Dari balik dinding, Laura mencuri dengar percakapan mereka. "Alhamdulillah sekarang kondisi papa kamu lebih baik." "Iya, Tante, Alhamdulillah. Sebaiknya Tante pulang sekarang, istirahat. Biar aku aja yang jaga Papa, nggak pa-pa." Wanita yang dipanggil Tante itu menepuk-nepuk pundak Lucky, dia menatap Lucky kasihan. "Kamu anak yang baik. Tente sebenarnya belum mau pulang, tapi ... Reyhan di rumah pasti menunggu Tante bahkan dari tadi malam. Jadi Tante pulang sekarang, ya. Kalau ada apa-apa kasih tahu Tante." Lucky mengangguk. "Pasti, Tante." "Kamu jaga diri, ya, jangan lupa istirahat juga." Wani
Zuletzt aktualisiert : 2026-02-19 Mehr lesen