เข้าสู่ระบบLaura Minora, seorang gadis penghibur kelas atas yang diam-diam menyimpan banyak luka dari masa lalu. Suatu hari dia bertemu pelanggan yang merupakan seorang pria yang berbeda dengan pria lain, namanya Lucky. Seharusnya Laura dan Lucky bercinta dan menghabiskan waktu bersama. Tapi kenapa tiba-tiba Lucky mengajaknya menikah? Lalu bagaimana reaksi Laura? Apakah dia harus menerima lamaran dari pria yang baru dikenalnya itu atau menolaknya? Dan sebenarnya apa tujuan Lucky, si pria misterius itu melamarnya? Apakah sungguh karena cinta? Atau justru ada niat tertentu?
ดูเพิ่มเติม"Berengsek kamu!" Laura sudah tak dapat berkata-kata lagi. Wanita itu lantas berlari-lari kecil menuju keluar gedung seiring dengan air matanya yang sudah tak terbendung. Dia berjalan sambil terus menunduk tak memedulikan tatapan menjijikan itu. Laura berlari dan terus berlari sejauh mungkin sampai tanpa sadar langkahnya telah membawanya ke pinggir jalan raya, dia sudah keluar dari area gedung hotel itu. Langkah gadis itu kemudian terhenti, dia bertumpu pada kedua lututnya, menahan sesak di dada. Laura benar-benar tak menyangka dengan apa yang dialaminya hari ini. Tragedi ini tak pernah ada dalam bayangannya. "Dia benar-benar tega! Semua cowok sama aja, nggak ada cowok baik di dunia ini!" pekik Laura tertahan bersamaan dengan dadanya yang kian sesak."Laura! Kamu salah paham!"Laura tertegun dan menegak mendengar suara yang sangat asing itu, suara yang saat ini tak ingin dia dengar. "Aku nggak tahu apa-apa soal video itu--""Diam kamu!" Laura langsung berbalik badan dan menunjuk w
Kata sambutan dari Laras, ibunda Lucky sudah terlewati, wanita itu hanya mengucapkan kalimat singkat namun sangat bermakna, isinya dia mengatakan bahwa dia selalu setuju dengan apa pun pilihan anaknya, dan besar harapannya Laura bisa menjadi pasangan yang baik untuk putra tercintanya, Lucky. Tanpa terasa sesi kata sambutan dari orang tua Lucky dan seserahan hantaran sudah terlewati. Seserahan yang Lucky berikan pada Laura tak hanya berupa uang tunai, perhiasan, dan keperluan Laura lainnya, tapi juga sertifikat tanah dan rumah atas nama Laura. Laura tidak berbangga hati dengan hal itu, karena hubungannya dengan Lucky hanya sementara. Dan aset itu hanya formalitas. Sampai lah sesi di mana MC kembali bersuara, menceritakan pertemuan Lucky dan Laura yang disusun dalam sebuah video. Laura tak tahu hal itu, dia bahkan menoleh pada Lucky penuh tanya. Lucky di sampingnya hanya tersenyum. "Kejutan," bisiknya. " ... Mari kita saksikan bersama sebuah video persembahan dari calon mempela
Akhirnya Laura dan Lucky tiba di salon kecantikan, tempat di mana mereka harus meng-upgrade dirinya sebelum acara pertunangan mereka. Saat Lucky menggandeng tangannya untuk masuk ke salon, Laura menunduk melirik penampilannya yang kini hanya mengenakan jins dan kemeja panjang. Meski sempat kesal dengan Lucky yang memintanya mengubah penampilan tadi, tapi gadis itu menurut juga. Begitu masuk, seorang perempuan mengenakan seragam khas salon itu langsung menghampiri, wajahnya tersenyum ramah saat menatap Lucky. "Hai, Mas Lucky tumben ke sini nggak sendirian? Bawa siapa, nih?"Ternyata benar, sepertinya mereka sudah saling kenal dekat, Laura memerhatikan itu. Sepertinya salon ini salon langganan keluarga Lucky. Lucky memang pertama kali membawanya ke sini.Lucky balas tersenyum ramah. "Dia calon istri aku, hari ini kita mau tunangan. Tolong bikinin kita berdua pantas, ya?"Perempuan bernama Rani itu tertawa ringan. "Ya ampun Mas Lucky akhirnya punya gandengan juga. Cantik pula. Mas tenan
Laura masuk ke kamar dalam keadaan kepala berbalut handuk, gadis itu baru saja selesai mandi. Hari ini hari pertama dia di rumah kontrakan barunya, pertama kali dia bangun rasa sepi yang menyambutnya membuatnya asing, dia nyaris lupa di mana dia sekarang. Tidak ada lagi suara gaduh Mami yang membangunkannya jika telat. Tidak ada lagi berisik suara teman-temannya. Dia bukan lagi di rumah bordil. Nyatanya dia di sini sekarang, di rumah kontrakannya yang dikontrakan Lucky, sendirian.Begitu masuk ke kamar, Laura langsung disambut suara ponsel yang singkat. Dia langsung meraih ponselnya yang terletak di atas meja rias. Rumah ini benar-benar lengkap dengan semua perabotannya. Tatapan gadis itu membola kala melihat pesan dari Lucky. Kamu kenapa neleponin aku sebanyak ini? Oh iya pagi ini kamu siap-siap ya. Aku ke sana sekarang buat jemput kamu. Nggak lupa kan?Laura melotot membacanya. "Ya ampun untung aja gue udah mandi," gumamnya. "Cowok itu nggak terduga banget, sih. Aku mikirin dia s






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ความคิดเห็นเพิ่มเติม