"Jacob! Ya Tuhan, apa yang terjadi? Di mana Jessie? Kenapa kamu pulang sendiri dengan keadaan seperti ini?" tanya Nenek Sari dengan suara bergetar.Jacob tidak menjawab. Ia terus berjalan menuju tangga utama, namun kakinya terasa lemas hingga ia hampir tersungkur di anak tangga pertama.Nenek Sari segera memegang lengan Jacob dan membantunya duduk di kursi panjang ruang tengah. Beliau bisa merasakan tubuh Jacob sangat dingin dan gemetar."Dia hilang, Nek. Jessie hilang dan Hadi sudah meninggal dengan menembak kepalanya sendiri di depan mataku," ucap Jacob dengan suara yang sangat datar.Air mata Jacob jatuh lagi, menetes di atas kain kemejanya yang bernoda darah. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan, membiarkan pertahanannya runtuh sepenuhnya.Nenek Sari terdiam sejenak mendengar kabar kematian Hadi. Beliau menarik napas panjang, mencoba menguasai emosinya sendiri demi cucunya yang sedang hancur."Dengarkan Nenek, Jacob. Lihat wajah Nenek sekarang juga," perintah Nenek Sari sambil
Read more