Hari mulai terik, namun Aditya, zahra, dan Arsya, belum ada satupun yang berniat bangun dari tempat tidur. Karena adanya pengunduran jadwal penerbangan, mereka baru sampai rumah jam tiga dini hari. "Uuuh..!" Zahra mengulet, dalam dekapan suaminya. Mencium aroma tubuh Aditya, membuat hatinya terasa hangat. Akhirnya, dinding diantara mereka roboh sudah. Cuppp Aditya, yang menyadari istrinya telah terjaga, mencium pucuk kepala Zahra. Memasukkannya dalam dekapan hangat. "Ra..!" Panggil Aditya, dengan suara serak basahnya. Khas, orang bangun tidur. "Hemm" jawab zahra, masih dengan mata terpejam. "Hari ini, ada pembantu yang mulai bekerja di rumah kita. Namanya mbok Yem, supaya nanti ada yang bantuin kamu urus rumah. Semoga kamu suka ya!" Ucap Aditya, Zahra pun manggut - manggut. Masih betah, meringkuk di pelukan suaminya. Aroma masakan dari dapur, pun tak mampu menghilangkan rasa kantuknya. Tokkk tokkk Ting Tung ,,Ting Tung ,, Suara berisik dari pintu depan, membuat mbok Yem si pe
Terakhir Diperbarui : 2026-05-30 Baca selengkapnya