Halaman depan KUA Bandung cukup ramai pagi itu. Ada beberapa pasangan lain yang juga menikah di waktu yang sama — sebagian datang dengan keluarga besar lengkap dengan bunga, fotografer, dan rombongan.Sedangkan di pojok kanan ruangan, satu pasangan duduk berseberangan dalam diam.Mereka tidak membawa siapa-siapa, tidak ada riasan glamor, tidak ada dekorasi bunga.Hanya Rex, Anita, Deni, dan Yuli — plus dua orang saksi yang diundang KUA secara formalitas.“Bu Anita, sudah siap?” tanya Yuli lembut.Anita mengangguk tanpa suara.Rex, yang duduk di seberang masih memperhatikan secara diam-diam. Ia tidak pernah melihat Anita secantik ini—bahkan dalam kesederhanaan, ada ketenangan yang membuatnya … betah menatap.“Jangan melamun,” tegur Anita tanpa menoleh dari layar ponselnya.“Enggak melamun, cuma mikir,” balas Rex cepat.“Mikir apa?”“Mikir gimana caranya enggak ketahuan kalau aku gugup.”“Ya udah, jangan banyak ngomong.”Deni dan Yuli bertukar pandang. Dari tadi, mereka berd
Terakhir Diperbarui : 2025-12-04 Baca selengkapnya