Malam itu berakhir tanpa percakapan lagi. Anita tertidur dengan mata yang masih hangat menahan sisa air mata, sementara Rex gelisah di kamarnya sendiri—merebahkan tubuh, berguling, lalu duduk lagi, seperti orang yang kehilangan arah.Sesekali dia menyugar rambutnya ke belakang, tampak frustrasi.Ia baru menyadari sesuatu.Stevie datang tiba-tiba.Tapi yang goyah bukan perasaannya terhadap Anita.Yang goyah justru hatinya kepada Stevie.Dan itu membuatnya bingung, takut, sekaligus bimbang.Entah jam berapa, tapi akhirnya Rex bisa tertidur juga. Rasanya baru sebentar menikmati lelap, pagi berikutnya menjelang begitu cepat.Rex langsung bangkit, dia merasa masih harus menenangkan perasaan Anita meski Anita tampak biasa saja dan dia juga harus bersiap untuk bertemu Stevie.“Aaaah … kenapa males banget,” kata Rex sembari menyeret langkah gontainya menuju kamar mandi. Ketika dia turun dengan tubuh segar dan pakaian siap bertemu sang pujaan hati semasa kecil, Rex merasakan suasa
Last Updated : 2025-12-28 Read more