"Orang itu masih Mengamati kita, sebaiknya kita kembali ke rumah." ajak Daniel. ""Kau benar Daniel, biarkan Raka yang mengatasinya, kita harus bersiap untuk perjalanan kita. ini juga menjadi perjalanan pertama untuk Leo. " Leo melemparkan senyum pada anaknya, "Testi saja ma, aku sudah siap." balas Leo dengan wajah polosnya. Mobil SUV hitam antipeluru itu meluncur stabil membelah jalanan tol bandara yang mulai lengang. Di kursi belakang, Leo tampak sibuk dengan tabletnya, sementara Alya menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi, mencoba mengatur napas setelah momen emosional perpisahan dengan ibunya. Daniel, yang duduk di samping kemudi, terus memantau arus data di dasbor mobil. "Tiga jam, Al," ujar Daniel pelan tanpa mengalihkan pandangan. "Begitu kita sampai di rumah, kita hanya punya waktu singkat untuk pengecekan terakhir sebelum bergerak ke dermaga Marina." Alya mengangguk. "Aku sudah menyiapkan mirror server. Jika terjadi sesuatu pada kita di tengah laut, seluruh data di
Huling Na-update : 2026-01-04 Magbasa pa