Suara Levian terdengar berat, bergetar tipis oleh sesuatu yang belum sepenuhnya reda. Malam itu tak lagi dipenuhi perdebatan. Tak ada lagi rumor yang berdiri sebagai tameng. Yang ada hanya dua manusia asing yang terikat janji, saling menguji batas, lalu perlahan melebur dalam keheningan yang berbeda. Alya tak pernah membayangkan, bahwa keyakinan yang ia bangun kokoh bisa runtuh hanya dalam satu malam. Ia telah memberikan satu-satunya hal paling berharga dalam diri. Tanpa paksaan. bukan pula oleh kemarahan. Melainkan oleh rasa penasaran konyol atas pembuktian yang akhirnya tak dapat ia bantah. Tirai malam menjadi saksi bagaimana jarak yang tadi terasa selebar jurang, perlahan menyempit. Nafas yang semula saling berbenturan dalam adu ego, berubah menjadi irama yang mencoba menemukan selarasnya. Tak ada lagi kata-kata menantang. Yang tersisa hanya bisikan-bisikan pelan, yang tak seluruhnya bisa diterjemahkan oleh logika. Dan ketika akhirnya semuanya mereda, Alya hanya mampu
더 보기